Jombangkab.ngoro. Pada hari Rabu, 22 Juli 2026, Mahasiswa KKN Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur Kelompok 44 Kertorejo melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Budidaya Azolla sebagai salah satu program kerja dalam mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan di desa.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, perwakilan dari setiap dusun sebanyak dua orang, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Karang Taruna. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi mengenai pemanfaatan Azolla sebagai alternatif pupuk organik dan pakan ternak.

Sosialisasi diawali dengan pemaparan materi mengenai pengenalan Azolla sebagai tanaman paku air yang memiliki berbagai manfaat bagi sektor pertanian. Materi yang disampaikan meliputi manfaat Azolla sebagai pupuk organik dan pakan ternak, kandungan nutrisi, tujuan budidaya, alat dan bahan yang diperlukan, langkah-langkah budidaya, perawatan, hingga proses panen. Materi tersebut sesuai dengan bahan sosialisasi yang telah disusun oleh Tim KKN.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi budidaya Azolla. Mahasiswa KKN mempraktikkan secara langsung proses pembuatan media budidaya, mulai dari persiapan kolam, pembuatan larutan pupuk kandang sebagai media nutrisi, pengisian air, hingga penebaran bibit Azolla. Demonstrasi ini bertujuan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan budidaya Azolla secara mandiri di lingkungan masing-masing. Tahapan demonstrasi mengacu pada langkah budidaya yang terdapat dalam materi sosialisasi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sosialisasi dan demonstrasi dengan antusias. Sesi diskusi dan tanya jawab dimanfaatkan untuk membahas cara perawatan Azolla, pemanfaatannya sebagai pupuk organik maupun pakan ternak, serta peluang penerapannya dalam mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan. Informasi mengenai perawatan dan panen juga disampaikan sebagai bagian dari materi kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menerapkan budidaya Azolla secara mandiri sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik dan ketentungan pada pakan ternak pabrikan, menekan biaya produksi pertanian dan peternakan, serta mendukung terwujudnya pertanian yang berkelanjutan di desa.
